201502140001
LK 1: Lembar Kerja Belajar Mandiri
|
Judul Modul |
Modul 1 Pendalaman Materi Bahasa Indonesia |
||
|
Judul Kegiatan Belajar (KB) |
1. Ragam Teks
dan Satuan Bahasa Pembentukan Teks 2. Struktur
Fungsi, dan Kaidah Kebahasaan Teks Fiksi 3. Struktur,
Fungsi, dan Kaidah Kebahasaan Teks Nonfiksi 4. Apreasiasi dan Kreasi Sastra Anak |
||
|
No |
Butir Refleksi |
Respon/Jawaban |
|
|
1 |
Daftar peta konsep (istilah dan definisi) di modul
ini |
KB 1 1. Ragam
Teks adalah
macam atau jenis teks/naskah berupa kata-kata asli pengarang, bahan tertulis
untuk dasar memberikan pelajaran, berpidato, dan sebagainya. Ragam teks terdiri dari teks · faktual, · teks
tanggapan, · teks
cerita, dan · teks
normatif 2. Satuan
Bahasa Pembentuk Teks adalah satuan bahasa yang terdiri
atas kata, frasa, klausa, kalimat dan paragraf. 3. Kalimat adalah
satuan gramatikal yang disusun oleh konstituen dasar dan intonasi final KB 2 Teks fiksi adalah
teks yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi
pengarang · Teks
fiksi memiliki struktur seperti 1) orientasilatar; 2) komplikasi,
3)
resolusi KB 3 Teks nonfiksi
merupakan teks berdasarkan fakta dan kenyataan yang ditulis berdasarkan
kajian keilmuan dan atau pengalaman yang bersifat informatif struktur teks nonfiksi terdiri dari
bagian · pedahuluan,
· bagian
inti, dan · bagian
penutup Teks
nonfiksi berfungsi untuk eksplorasi, informasi, persuasi, perbandingan, juga
mendeskripsikan suatu fakta-fakta keilmuan KB 4 A.
Hakikat
Apresiasi Sastra Reseptif dan Ekspresif/Produktif 1.
Apresiasi
sastra anak secara reseptif adalah kegiatan mengapresiasi dengan
teori resepsi pada sebuah karya 2.
Apresiasi
Sastra Ekspresif/Produktif merupakan kegiatan mengapresiasi karya
sastra yang menekankan pada proses kreatif dan penciptaan B.
Pendekatan
dalam Mengapresiasi Sastra Anak 1. Pendekatan
Emotif merupakan
suatu pendekatan yang berusaha menemukan unsur-unsur emosi atau perasaan
pembaca. 2. Pendekatan
Didaktis adalah
suatu pendekatan yang berusaha menemukan dan memahami gagasan, tanggapan,
evaluatif maupun sikap itu dalam hal ini akan mampu terwujud dalam suatu
pandangan etis, filosofis, maupun agamis sehingga akan mampu memperkaya
kehidupan rohaniah pembaca. 3. Pendekatan
Analitis merupakan pendekatan yang berupaya membantu
pembaca memahami gagasan, cara pengarang menampilkan gagasan, sikap
pengarang, unsur intrinsik, dan hubungan antara elemen itu sehingga dapat
membentuk keselarasan dan kesatuan dalam rangka terbentuknya totalitas bentuk
dan maknanya. |
|
|
2 |
Daftar materi yang sulit dipahami di modul ini |
1. Membandingkan ragam jenis teks 2. Satuan bahasa pembentuk teks |
|
|
3 |
Daftar materi yang sering mengalami miskonsepsi |
1. Hakikat Apresiasi satra reseptif dan ekspresif 2. Membuat teks non fiksi |
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar