Senin, 20 Februari 2023

 

Mulai dari Diri Modul 2.2

Refleksi Kompetensi Sosial dan Emosional

Selama menjadi pendidik, Anda tentu pernah mengalami sebuah peristiwa yang dirasakan sebagai sebuah kesulitan, kekecewaaan, kemunduran, atau kemalangan, yang akhirnya membantu Anda bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

 

1.       Apa kejadiannya, kapan, di mana, siapa yang terlibat, apa yang membuat Anda memilih merefleksikan peristiwa tersebut, dan bagaimana kejadiannya?

 

Jawab:

Pada tahun 2015, awal saya dimutasi ke sekolah yang baru, saya diberi tugas untuk menjadi wali kelas 4 yang ternyata muridnya hanya 3 anak yang terdiri dari 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Awalnya saya merasa senang karena saya pikir dengan siswa yang sedikit akan lebih mudah dalam mengajar. Ternyata setelah beberapa hari di kelas, tidak seperti ekspectasi saya. Mengajar di kelas yang muridnya sedikit, ternyata lebih sulit dibandingkan dengan mengajar kelas di kelas yang jumlah muridnya banyak, apalagi salah 1 siswa masih belum bisa membaca dan menulis dengan lancar, ditambah lagi dengan siswa perempuannya yang tomboy dan hiperaktif. Saya memilih merefleksikan peristiwa ini karena berbagai rasa sedih, lelah, sulit, kecewa yang sempat saya rasakan saat itu menjadi titik awal bagi saya untuk berkembang lebih baik hingga saya berada di titik sekarang ini.  

2.       Bagaimana Anda menghadapi krisis tersebut (coping)? Bagaimana  Anda dapat bangkit kembali (recovery) dan bertumbuh (growth) dari krisis  tersebut?

Jawab:

Melakukan pendekatan emosional dengan murid, dan juga berkolaborasi dengan rekan sejawat.

3.       Gambarkan diri Anda setelah melewati krisis tersebut.

a.       Apa hal terpenting yang telah Anda pelajari dari krisis tersebut?

b.       Bagaimana dampak pengelolaan krisis tersebut terhadap diri Anda dalam menjalankan peran sebagai pendidik?

Jawab:

a.       Hal terpenting yang telah saya pelajari dari kejadian tersebut adalah:

-         pentingnya berpikir positif.

-         pentingnya menjalin hubungan baik dan berkolaborasi 

-         pentingnya terus mengembangkan diri 

b.    Dampak pengelolaan krisis terhadap diri sendiri dalam menjalankan peran sebagai pendidik adalah semangat untuk selalu mengembangkan diri agar menjadi pribadi yang jauh lebih baik.

4.       Sebagai pendidik, Anda tentu pernah bertemu murid yang memiliki pemahaman diri, ketangguhan, atau kemampuan membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Setujukah Anda bahwa faktor-faktor tersebut membantu ia menjalani proses pembelajaran dengan lebih optimal di sekolah? Jelaskan jawaban Anda dengan bukti atau contoh yang mendukung.

Jawab:

Saya sangat setuju bahwa murid yang memiliki pemahaman diri, ketangguhan, dan kemampuan membangun hubungan positif dengan orang lain dapat menjalani proses pembelajaran dengan lebih optimal. Murid tersebut dapat memahami apa yang diinginkan dan apa yang baik untuk dilakukan untuk memastikan keadaan akan selalu baik-baik saja, sehingga ia dapat mencapai keinginannya. Di setiap tahun, pasti saya menemukan beberapa murid yang sungguh-sungguh dalam belajar, bersikap positif, dan menjadi murid yang baik, menjadi teladan bagi murid lainnya.

5.       Dari kedua refleksi di atas, apa yang dapat Bapak/Ibu simpulkan tentang hubungan antara kompetensi sosial dan emosional dengan keberhasilan dalam pengelolaan krisis Anda dan pembelajaran murid Anda?

 

Jawab:

Kompetensi sosial dan emosional membantu saya menciptakan kenyamanan dalam diri, mengelola krisis yang saya alami hingga berada di titik ternyaman, sehingga disitulah saya dapat berjuang mencapai keberhasilan yang saya harapkan. Sebagai pendidik, tentunya saya ingin adanya kenyamanan bagi para murid agar mereka mendapatkan hasil yang optimal.

 

Harapan dan Ekspektasi

6.       Setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan sebelumnya, apa yang Anda harapkan untuk pembelajaran selanjutnya ?

Silahkan kemukakan  Harapan bagi diri sendiri ?

Jawab:

Harapan untuk selalu berpikir positif dan menjadin komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan semua warga sekolah, karena hal itu dapat membuat saya merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik.

7.       Setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan sebelumnya, apa yang Anda harapkan untuk pembelajaran selanjutnya ?

Silahkan kemukakan  Harapan bagi murid-murid Anda ?

Jawab:

Harapan agar murid-murid juga memiliki kesadaran akan pentingnya menciptakan budaya positif untuk menciptakan suasana aman dan nyaman di kelasnya sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan hasil optimal sesuai harapan semua pihak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar